Showing posts with label budaya. Show all posts
Showing posts with label budaya. Show all posts

Sunday, 1 April 2012

Memahami Korupsi Indonesia


Korupsi jelas dipandang sebagai suatu persoalan masyarakat bagi banyak disiplin ilmu. Ini bukan berarti pengetahuan yang telah dihasilkan dapat memberikan pemahaman agak komprehensif. Keterbatasannya terletak pada masing-masing disiplin ilmu maupun sebagai suatu pendekatan yang multidisipliner jika berbagai disiplin ilmu tadi digabungkan dalam menganalisa korupsi. 

Pada persoalan yang pertama, setiap disiplin ilmu baru memberikan pengetahuan tentang korupsi dari aspek yang terbatas. Setiap perspektif mempunyai definisi, lingkup, isu pokok, dan konsep-konsep utama. Perspektif kultural berpegang pada pandangan bahwa korupsi atau tidak suatu tindakan tergantung pada pemberian makna oleh masyarakatnya. Pendekatan ini paling kritis dalam menilai definisi yang baku tentang korupsi yang berdasar pada definisi legal dimana korupsi merupakan pelanggaran atas aturan formal. 

Wednesday, 4 January 2012

Agama-Agama Besar Di Indonesia


Pengertian Agama
Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.
Kata "agama" berasal dari bahasa Sanskerta, āgama yang berarti "tradisi". Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti "mengikat kembali". Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan.
Émile Durkheim mengatakan bahwa agama adalah suatu sistem yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci. Kita sebagai umat beragama semaksimal mungkin berusaha untuk terus meningkatkan keimanan kita melalui rutinitas beribadah, mencapai rohani yang sempurna kesuciannya
Definisi tentang agama dipilih yang sederhana dan meliputi. Artinya definisi ini diharapkan tidak terlalu sempit atau terlalu longgar tetapi dapat dikenakan kepada agama-agama yang selama ini dikenal melalui penyebutan nama-nama agama itu. Agama merupakan suatu lembaga atau institusi penting yang mengatur kehidupan rohani manusia. Untuk itu terhadap apa yang dikenal sebagai agama-agama itu perlu dicari titik persamaannya dan titik perbedaannya.

Thursday, 13 October 2011

Belajar Bahasa Jepang: Bagian Akhir, Percakapan

Akhirnya ini adalah bagian terakhir dari "Belajar Bahasa Jepang". Bagian ini adalah bagian di mana anda bisa mengunduh/men-download file .pdf dan .mp3 yang akan membantu anda mempelajari cara mengucapkan perkataan dalam bahasa sambil mendengarkan dialog percakapan. File tersebut dapat di unduh secara gratis di situs NHK WORLD Bahasa Indonesia. Namun anda juga dapat mengunduh nya di blog ini.

Belajar Bahasa Jepang: Bagian 7, Cara Konyol Belajar Bahasa Jepang

Bagian ke-7 ini dari "Belajar Bahasa Jepang" ini adalah bagian yang paling konyol dari pelajaran bahasa Jepang. Karena bagian ini dikemas denga cara yang  konyol agar dapat mudah diingat oleh pembaca. Artikel ini masih disalin dari simber yang sama, yaitu Wikibooks, dengan Judul Cara Konyol Belajar Bahasa Jepang. Tak usah panjang lebar, langsung saja kita lanjutkan pelajarannya.

1.  Pendahuluan

"hajime(はじめ)" = untuk memulai sesuatu
Contoh:
  • Hajimemashite(はじめまして) = perkenalkan, ...
  • Hajimemashou(はじめましょう) = mari kita mulai ...
  • Hajimete(はじめて) = baru pertama kali melakukan sesuatu
Cara konyol untuk mengingat:

Belajar Bahasa Jepang: Bagian 6, Pelajaran 2

Kita telah sampai di Bagian ke-6 dari "Belajar Bahasa Jepang". Ini adalah Pelajaran ke-2 yang ditulis oleh Sensei Atsuko San di Wikibooks. Masih dengan gaya menjelaskannya yang ringan dan mudah dicerna disertai dengan contoh-contoh percakapan sehari-hari yang biasa digunakan di Jepang.

Bagian ini akan membahas tentang menanyakan keadaan, memperkenalkan diri, mengajukan pertanyaan, dan lain-lain. Cara belajarnya mudah kok. Jadi, silahkan mempelajari. Langsung saja, ayo kita mulai.

1.  Sapaan 

T: konnichiwa = Selamat sore
J: konnichiwa = Selamat sore (juga)
Cara lucu untuk mengingat:

Belajar Bahasa Jepang: Bagian 5, Pelajaran 1

Sekarang kita telah memasuki bagian Pelajaran dari "Belajar Bahasa Jepang". Di bagian ini kita akan belajar mengenai cara mengajak orang lain, menerima ajakan, menyatakan kepemilikikan, dan lain-lain. Pelajaran ini di salin dari Wikibooks yang di tulis oleh Sensei Atsuko San. Pelajaran ini di kemas sedemikian rupa sehingga mudah diingat oleh pembaca. Bagi kalian yang tidak ingin repot mempelajari bahasa Jepang yang Formal, artikel ini menyajikan Pelajaran Bahasa Jepang yang ringan dan mudah dicerna. Mari langsung saja kita mulai.

1. Ajakan

Untuk mengajak, biasanya ditambahkan kata "mashoo" di belakang kata.
Contoh:
  • hajimemashou = mari kita mulai
  • owarimashou = mari kita akhiri
Cara konyol untuk mengingat:

Belajar Bahasa Jepang: Bagian 4, Kanji


Sekarang kita telah sampai pada Bagian ke 4 dari "Belajar Bahasa Jepang". Kali ini bahasannya adalah Kanji, yang merupakan salah satu dari empat set aksara yang digunakan dalam tulisan modern Jepang selain kana (katakana, hiragana) dan romaji. Kanji (漢字), secara harfiah berarti "aksara dari Han", adalah aksara Tionghoa yang digunakan dalam bahasa
Kanji dulunya juga disebut mana (真名?) atau shinji (真字?) untuk membedakannya dari kana. Aksara kanji dipakai untuk melambangkan konsep atau ide (kata benda, akar kata kerja, akar kata sifat, dan kata keterangan). Sementara itu, hiragana (zaman dulu katakana) umumnya dipakai sebagai okurigana untuk menuliskan infleksi kata kerja dan kata-kata yang akar katanya ditulis dengan kanji, atau kata-kata asli bahasa Jepang. Selain itu, hiragana dipakai menulis kata-kata yang sulit ditulis dan diingat bila ditulis dalam aksara kanji. Kecuali kata pungut, aksara kanji dipakai untuk menulis hampir semua kosakata yang berasal dari bahasa Tionghoa maupun bahasa Jepang.

Tuesday, 11 October 2011

Belajar Bahasa Jepang: Bagian 1, Pengenalan

Kali ini saya akan membahas tentang Bahasa Jepang, sekaligus "Belajar Bahasa Jepang". Bagi kalian yang menyukai segala sesuatu tentang Jepang, tentu rasanya belum pas kalau belum belajar Bahasa Jepang. Baiklah, kita langsung saja, di mulai dari apa sebenarnya bahasa Jepang itu sendiri.

Bahasa Jepang
      Bahasa Jepang Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info) (日本語; romaji: Nihongo) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 127 juta jiwa. Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Cina. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.

Tuesday, 4 October 2011

Hubungan Antara Persepsi Remaja dengan Perilaku Seksual

    Masa remaja adalah masa yang labil, mudah mengalami kebimbangan di dalam dirinya, bahkan masih belum terlalu bisa memilah-milah antara yang baik dan yng buruk. Adapun yang dimaksud dengan remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang biasanya berusia 12 sampai 24 tahun. Untuk golongan remaja muda perempuan/gadis, dari usia 13 sampai 17 tahun. Sedangkan untuk laki-laki dari usia 14 sampai 17 tahun.
    Perilaku mereka rata-rata sudah mendekati perilaku orang dewasa, walaupun dari sudut perkembangan mental belum dapat dikatakan dewasa. Remaja dapat dikatakan adalah masa transisi. Karena mereka akan memasuki masa Dewasa. Pada masa transisi ini rasa ingin tahu mereka menjadi sangat besar. Mereka ingin tahu apa yang biasanya dilakukan oleh orang dewasa, termasuk sesuatu hal seperti seksual.

Friday, 23 September 2011

Cara Mandi Junub/Wajib yang Benar


Cara Mandi Junub Yang Benar
      Mandi junub itu ialah mandi yang diwajibkan oleh agama Islam atas orang-orang mukallaf1 dari kalangan pria maupun wanita untuk membersihkan diri dari hadats besar2. Dan menurut aturan Syari’at Islamiyah, mandi junub itu dinamakan mandi wajib dengan mengalirkan air ke seluruh bagian tubuh3. Mandi junub ini adalah termasuk dari perkara syarat sahnya shalat kita, sehingga bila kita tidak mengerjakannya dengan cara yang benar maka mandi junub kita itu tidak dianggap sah sehingga kita masih belum lepas dari hadats besar. Akibatnya shalat kita dianggap tidak sah bila kita menunaikannya dalam keadaan belum bersih dari hadats besar dan kecil. Sedangkan mandi junub yang benar itu ialah mandi junub yang dilakukan dengan mengamalkan cara-cara mandi junub yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam.

Beberapa keadaan yang diwajibkan untuk mandi junub :
      Ada beberapa keadaan yang menyebabkan dia dianggap dalam keadaan berhadats besar sehingga diwajibkan dia untuk melepaskan diri darinya dengan mandi junub. Beberapa keadaan itu adalah sebagai berikut :

Monday, 22 August 2011

Kampung Arab Palembang


            Palembang memiliki berbagai etnis dan budaya yang ada di masyarakatnya. Ada etnis Tiong Hoa, etnis India, etnis Arab, dan lain-lain. Setiap etnis tersebut memiliki komunitasnya masing-masing. Baik itu berupa tempat tinggal, organisasi, maupun hanya sekedar perkumpulan. Tempat tinggal atau pemukiman yang ada di suatu masyarakat etnis tertentu, sebagian besarnya adalah masyarakat dari etnis tersebut. Misalnya, Sekumpulan masyarakat yang berasal dari Arab, bermukim di suatu tempat besar, dinamakan Kampung Arab. 
Sebagian besar penduduk di Kampung Arab adalah orang-orang yang berasal dari Arab. Diperkirakan sekitar 300 tahun yang lalu, orang-orang yang berasal dari Arab datang ke Palembang untuk berdagang dan menyebarkan Agama Islam. Sebagian besar dari mereka adalah penduduk yang berasal dari Hadramaut, yang terletak di daerah pesisir Jazirah, Arab bagian Selatan (yang sekarang telah menjadi Yaman).Banyak di antara mereka yang akhirnya menetap dan menikah dengan orang asli Palembang, yang akhirnya kemudian bermukim di suatu tempat bersama kelompoknya.

Wednesday, 10 August 2011

Resensi Buku Outliers (2008) oleh Malcom Gladwell : The Story of Success


Spesifikasi Buku
Judul : Outliers: The Story of Succes
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Pengarang : Malcom Gladwell
Jumlah Halaman : 352 halaman
Ukuran : 135 x 200 mm
Tahun Terbit : Maret 2009
Genre : Pengembangan Diri
Bahasa : Indonesia
ISBN : 978-979-22xxx
Pratinjau : di Google Book (klik di sini)

Monday, 8 August 2011

Mahasiswa Tidak Lagi Kuliah Karena Pendidikan

      Waktu itu saya pernah di tanya oleh adik tingkat saya yang baru saja masuk di Universitas saya. Dia bertanya, "Kak, prospek kerja jurusan kita apa ya?". Saya dengan gampang menjawab "saya tidak tahu". Jujur saja, saya kuliah bukan karena ingin mencari kerja, atau sengaja mengambil jurusan saya saat ini sebagai batu loncatan saya dalam mencari kerja. Saya kuliah karena saya ingin kuliah. Hanya ingin mencari pengalaman.
      Banyak orang beranggapan bahwa kuliah itu semacam alat untuk mempermudah mereka dalam mencari pekerjaan, agar mereka bisa mengalahkan mereka yang tidak kuliah. Hal semacam itu memang tidak dapat disalahkan. Karena memang banyak perusahaan saat ini menggunakan standar pendidikan, yang bahkan minimal S1. Tentu saja orang berbondong-bondong untuk kuliah karena mengejar pekerjaan, karena takut tidak bisa bersaing dengan mereka yang telah berpendidikan lebih tinggi.
      Pada akhirnya pendidikan hanya sebagai alat untuk mempermudah mereka saja, tanpa memahami makna dan manfaat sebenarnya dari pendidikan tersebut. Padahal pada zaman dahulu, saat pendidikan sangat susah untuk diperoleh, pendidikan merupakan sarana untuk mendapatkan ilmu. Orang-orang berusaha untuk mendapatkan pendidikan agar tidak tertinggal, dari mereka yang telah mendahului mereka dalam mendapatkan pendidikan.
    

Wednesday, 3 August 2011

Alangkah Lucunya (Negeri Ini)

Cerita Singkat
            Kisah dimulai dengan kehidupan Muluk dan sang ayah, Makbul. Sudah dua tahun Muluk lulus dari bangku kuliah, tapi selama itu, Muluk masih saja menganggur. Padahal ia ingin sekali punya pekerjaan yang bisa ia banggakan pada sang ayah.
Suatu hari, Muluk tanpa sengaja memergoki anak jalanan yang sedang mencopet. Muluk pun berkenalan dengan pencopet cilik itu, Komet, namanya. Berawal dari perkenalan dengan Komet, Muluk akhirnya tahu bahwa masih banyak anak-anak sebaya Komet yang berprofesi sebagai pencopet. Tak cuma berkenalan dengan pencopet-pencopet cilik, Muluk juga berkenalan dengan Jarot, bos para anak-anak jalanan pencopet ini. Selama ini Jarot mengorganisir anak-anak jalanan pencopet ini dengan rapi, bahkan ia membaginya dalam 3 kelompok, pencopet angkot, pencopet mall dan pencopet pasar.
Melihat kehidupan lain anak-anak jalanan, muncul ide di kepala Muluk. Ia menawarkan diri pada Jarot untuk mengelola keuangan para pencopet cilik ini dan mendidik mereka. Untuk itu, Muluk meminta imbalan 10% dari hasil mencopet.

Kedekatan Muluk dengan para pencopet cilik ini, lama-lama membuat hati Muluk tergerak untuk mengubah nasib anak-anak jalanan ini. Ia pun mengajak dua temannya, Syamsul dan Pipit untuk bersama-sama mendidik para anak-anak jalanan dan mengubah pola pikirnya agar tak lagi jadi pencopet.

Tuesday, 2 August 2011

Sejarah Gerakan Perempuan Indonesia Sebelum Kemerdekaan

Politik Etis Adalah Pedang Bermata Dua
      Pada awalnya ia dimaksudkan untuk meninggikan daya beli rakyat Hindia Belanda, serta menghasilkan buruh-buruh murah dan birokrat rendahan yang cukup terdidik dari rakyat tanah jajahan. Ternyata, pembukaan sekolah-sekolah belanda untuk elite pribumi dan para ningrat kelas dua seperti Soekarno, menghasilkan sekumpulan orang-orang muda berpendidikan barat yang nantinya akan menjadi tulang punggung gerakan pembebasan nasional.

      Perkebunan dan sawah-sawah lalu disirami dengan air dari bendungan irigasi yang dibangun oleh penjajah belanda. Para pemuda kitapun berbondong-bondong memasuki sekolah rakyat, HIS, MULO dan HBS, hingga sekolah dokter (STOVIA), dan sekolah guru (kweekschool). Pencerahan datang. Buku-buku berbahasa belanda dan Inggris membuka mata dan hati tenntang perjuangan pembebasan nasional diseluruh negeri dibumi ini. Pencerahan menggugat orang-orang muda untuk berkumpul, bicara, berdiskusi dan menentukan. Lahirlah organisasi. Berdiri Budi Utomo, 1908.

Perkembangan Teknologi Komunikasi

 Pendahuluan
      Kata Teknologi berasal dari asal kata latin Texere yang berarti to weave (menenun) atau to construct (membangun) (Rogers, 1986). Kata Teknologi tidak hanya terbatas kepada pengguna mesin-mesin, meskipun dalam pengertian sempit sering digunakan keterkaitan teknologi dan mesin dalam bahasa sehari-hari.
Technology is a design for instrumental action that reduces the uncertainly in the course-effect relationships invalved in achieving a desired outcome.
Sebuah teknologi biasanya terdiri dari aspek Hardware (perangkat keras) dan Software(Perangkat Lunak). Salah satu jenis teknologi adalah Teknologi Komunikasi


Teknologi Komunkasi dan Bahasa 
      Teknologi Komunikasi adalah peralatan perangkat keras; struktur-struktur organisasional dan nilai-nilai sosial yang dikoleksi, diproses dan menjadi pertukaran informasi individu-individu dengan individu-individu lainnya.
      Teknologi Komunikasi diawali sejarah manusia seperti ditemukannya bahasa lisan dan bahasa tulisan dalam bentuk photographs yang ditulis pada dinding gua-gua.
      Teknologi Media (secara potensial dapat mencapai khalayak massa) berasal dari Cloy Robberts (Tulisan pada lembaran-lembaran tanah liat) dalam peradaban awal seperti bangsa Sumeria di daerah Sungai Eirpat dan Sungai Tigris serta Bangsa Mesir

Gerakan Perempuan di Indonesia

     Ketika masa prakemerdekaan, gerakan perempuan di Indonesia ditandai dengan munculnya beberapa tokoh perempuan yang rata-rata berasal dari kalangan atas, seperti: Kartini, Dewi Sartika, Cut Nya’ Dien dan lain-lain. Mereka berjuang mereaksi kondisi perempuan di lingkungannya. Perlu dipahami bila model gerakan Dewi Sartika dan Kartini lebih ke pendidikan dan itu pun baru upaya melek huruf dan mempersiapkan perempuan sebagai calon ibu yang terampil, karena baru sebatas itulah yang memungkinkan untuk dilakukan di masa itu. Sementara Cut Nya’ Dien yang hidup di lingkungan yang tidak sepatriarkhi Jawa, telah menunjukkan kesetaraan dalam perjuangan fisik tanpa batasan gender. Apapun, mereka adalah peletak dasar perjuangan perempuan kini.
     Di masa kemerdekaan dan masa Orde Lama, gerakan perempuan terbilang cukup dinamis dan memiliki bergaining cukup tinggi. Dan kondisi semacam ini mulai tumbang sejak Orde Baru berkuasa. Bahkan mungkin perlu dipertanyakan: adakah gerakan perempuan di masa rejim orde baru? Bila mengunakan definisi tradisonal di mana gerakan perempuan diharuskan berbasis massa, maka sulit dikatakan ada gerakan perempuan ketika itu. Apalagi bila definisi tradisonal ini dikaitkan dengan batasan a la Alvarez yang memandang gerakan perempuan sebagai sebagai sebuah gerakan sosial dan politik dengan anggota sebagian besar perempuan yang memperjuangkan keadilan gender. Dan Alvarez tidak mengikutkan organisasi perempuan milik pemerintah atau organisasi perempuan milik parpol serta organisasi perempuan di bawah payung organisasi lain dalam definisinya ini.
      Namun definisi baru gerakan perempuan tidak seketat ini, hingga dapat disimpulkan di masa Orba pun telah muncul gerakan perempuan. Salah satu buktinya adalah munculnya diskursus seputar penggunaan istilah perempuan untuk menggantikan istilah wanita.
      Gerakan perempuan di masa rejim otoriter Orba muncul sebagai hasil dari interaksi antara faktor-faktor politik makro dan mikro. Faktor-faktor politik makro berhubungan dengan politik gender orba dan proses demokratisasi yang semakin menguat di akhir tahun 80-an. Sedangkan faktor politik mikro berkaitan dengan wacana tentang perempuan yang mengkerangkakan perspektif gerakan perempuan masa pemerintahan Orba. Wacana-wacana ini termasuk pendekatan Women in Devolopment (WID) yang telah mendominasi politik gender Orba sejak tahun 70-am, juga wacana femnisme yang dikenal oleh kalangan terbatas (kampus/akademinis) dan ornop.

Monday, 1 August 2011

Masalah Sampah Bandung

      Pertumubuhan penduduk di kota kini semakin sulit terbendung. Berbagai masalah yang diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang memadati kota-kota bersar. Salah satunya sampah. Semakin banyak penduduk, maka akan semakin banyak pula konsumsi akan suatu barang atau produk.
      Konsumsi produk kebutuhan sehari-hari mau tidak mau menghasilkan sisa-sisa produk, yaitu sampah. Bukan hanya sampah alam dan sampah rumah tangga, sampah sejenis sampah rumah tangga dan sampah spesifik juga tidak tertangani dengan baik. Kapasitas sampah rumah tangga yang dihasilkan semakin meningkat, baik jumlah maupun ragamnya. Meski begitu, pengelolaan sampah selama ini masih belum memadai dan cara pengolahannya pun belum profesional. Mau tidak mau, hal ini menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Jika tidak dibarengi dengan fasilitas pengolahan sampah atau tempat pembuangan sampah yang memadai, maka akan menyebabkan penumpukan sampah di dalam kota, baik itu di pasar-pasar, pinggir jalan, dan sungai. Tentu saja hal itu akan

Fakta, Analisis, & Tips "Kenapa orng takut bermimpi"

Fakta :
Q : Kenapa bnyk org takut bermimpi??
A : Karena bnyk org takut kalo tertalu tinggi bermimipi ntar sakit pas jatuh.

Analisis :
Kenapa kita harus takut bermimpi. Kalo gagal sih itu wajar.
||Gagal itu adl bagian dari serangkaian proses menuju Sukses.||
kalo mimpi aj udah takut, kapan majuny?.
Kapan usahanya?

Tips :
Sisakanlah sedikit Ruang untuk kegagalan.
tanamkan dlm pikiranmu, bahwa
"semua usaha yg kita lakukan selalu punya kemungkinan untuk gagal"
dengan menyisakan ruang kegagalan
waktu kau gagal kau akn segera bangkit dan mencoba lagi.

Peran Individu Sebagai Agen Perubahan

       Menurut Sztompka, actor individual dapat dibagi menjadi tiga tipe. Pertama, rakyat biasa,orang yang hidup biasa-biasa saja, makan, minum, dan tidur seperti biasa. Yang kedua, adalah individu yang memiliki kualitas pribadi yang khas (pengetahuan, kecakapan, bakat, keterampilan, kekuatan fisik, kecerdikan, ataupun kharisma), bertindak mewakili orang lain, atau atas nama mereka, atau untuk kepentingan mereka, seperti, nabi, pemimpin, ideology, kepala suku, dan lain-lain. Tipe ketiga adalah orang yang memiliki posisi luar biasa karena mendapat hak istimewa tertentu. Peran mereka memungkinkan tindakan yang mempengaruhi orang lain, menentukan nasib orang lain (keputusan yang dibuatnya mengikat orang lain). Tipe ketiga ini adalah raja, dictator, anggota badan legislating, manejer, dll.Ketiga tipe tersebut, actor individual memilikin kontribusi sendiri sebagai agen perubahan dalam perubahan social. Namun dari ketiga tipologi tersebut, yang memiliki kontribusi paling besar adalah tipe yang kedua dan ketiga, yaitu orang yang memiliki kualitas pribadi yang khas dan orang yang memiliki posisi luar biasa.       Orang yang memiliki kualitas pribadi yang khas memiliki kontribusi dalam bidang pengetahuan maupun pembentukan dalam bidang lainnya. Seperti Copernicus yang telah merevolusioner ilmu, agama, maupun cara berpikir setelah penemuan astronominya, Columbus yang telah menemukan benua amerika, yang kini menjadi pusat peradaban dunia, James watt melalui penemuan prinsip mesin uap-nya telah merubah secara dramatis peradaban manusia yang mengikuti penemuannya, dan masih banyak lagi actor, yang memiliki kualitas khusus, yang memberikan kontribusinya dalam perubahan (meskipun biasanya mereka tidak menyadari akan terjadi perubahan yang besar akibat penemuannya).
       Kemudian, adalah yang memiliki posisi luar biasa, yang memiliki kontribusi besar dalam perubahan social. Orang yang berada di tipe ini, dapat mempengaruhi perubahan social melalui keputusan-keputusan, atau kebijakan-kebijakannya, seperti membentuk cara-cara baru dalam hal berdagang, cara masyarakat memperoleh keadilan (melalui pengadilan), yang keputusannya harus diikuti oleh masyarakat luas (biasanya secara ‘memaksa’). Keputusan mereka dapat berakibat sangat besar, seperti yang dilakukan oleh Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudoyono, dalam keputusannya menaikkan harga BBM. Keputusannya dapat berpengaruh di semua aspek kehidupan masyarakat, terutama rakyat kecil. Kenaikan harga BBM juga dapat memicu kenaikan harga bahan pokok yang lainnya. Tentu saja hal ini akan membuat para rakyat kecil semakin susah untuk memenuhi kehidupan mereka sehari-hari, karena semakin mahalnya kebutuhan hidup.

Link Within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ads

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan